Fungsi Lain Kalimat Bahasa Arab

Seni khas Arab (kaligrafi) merupakan seni Islam murni karena diciptakan kaum Muslim dan memiliki hubungan sangat erat dengan kitab Al-Qur’an. Tulisan tidak menjadi seni yang dapat dinikmati mata yang memandangnya dalam bangsa-bangsa, kecuali setelah Al-Qur’an turun kepada bangsa Arab. Jika setiap bangsa memiliki bahasa dan tulisannya sendiri, maka bahasa dan tulisan tersebut tetap dalam fungsi utamanya, yaitu mengungkapkan sesuatu yang diinginkan hati. Akan tetapi, bahasa dan tulisan tersebut tidak pernah menjadi seni yang menampilkan nilai-nilai artistik sebagaimana yang dialami bahasa Arab setelah Al-Qur’an turun.Dr. Ismail Al Faruqi mengatakan, “Kami tidak menemukan bangsa-bangsa yang memiliki peradaban, yakni bangsa di antara dua sungai, bangsa Ibrani, India, Yunani, Romawi dan lain sebagainya memiliki seni tulisan. Tulisan menurut mereka hanya sekedar simbol untuk mengungkapkan makna dan tidak mengandung unsur seni. Di India, Bizantium dan Barat tulisan hanya digunakan untuk simbol kalimat. Perannya hanya pelengkap saja di bidang seni-seni yang dapat dilihat. Akan tetapi, kemunculan Islam membuka cakrawala baru di bidang kata-kata sebagai sarana untuk ekspresi seni. Sungguh, kepioniran Islam dalam hal ini tidak tertandingi. Seni kaligrafi telah menjadi bagian dari seni Arab. Kita dapat menilainya sebagai karya seni yang mandiri dan murni Islami, terlepas dari pemikiran yang dikandungnya.”

(Dikutip dari “Sumbangan Peradaban Islam pada Dunia” oleh Prof. Dr. Raghib As Sirjani, Pustaka Al Kautsar, 2012. Gambar diambil dari http://id.gofreedownload.net/)

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>